Ku ecap manis itu
manisnya meresap kerusukku
ini keinginan ku
jadi ini salahku
manis hilang pahit datang
harusnya ku tau itu akan datang
sungguh ku takut kenyatan itu
yang memaksa ku berhenti merasakan cinta
ku tak percaya secepat ini
tuhan pahit sekali
topanglah hati ini yang merintih
menerima luka ini
ku menangis tanpa air mata
kulepaskan tawa ku
menutupi gusarnya hati
yang menyapu semangat ku...
6 november 2009
CATATAN: puisi ini dibuat setelah aku liat seseorang menangis saat melihat kekasihnya pergi dengan wanita lain, sabar yaaa......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar